Jenis Bruntusan di Wajah & Pencegahnya

Jenis Bruntusan di Wajah & Pencegahnya

Sebagai pria dan wanita yang memiliki banyak aktifitas tentu selalu mengkhawatirkan penampilannya yang takut tidak sempurna. Apalagi bagi pemula-pemula yang baru pertama kali atau yang sering pakai skincare berganti-ganti.

Masalah seperti beruntus tentu akan menjadi momok tersendiri bagi penampilan. Nah untuk itu memang banyak produk dancara mengatasinya.

Penyebab kulit wajah bruntusan atau berbintik-bintik ada banyak macamnya, lho. Bruntusan bukanlah suatu kondisi medis yang serius, hanya saja keadaan kulit yang permukaannya terasa kasar dan tidak rata. Ketika kamu meraba, akan terasa seperti bintik kecil yang menonjol di permukaan kulit. Lalu apa penyebab kulit wajah bruntusan atau beruntusan?

Apa itu bruntusan?
Bruntusan adalah munculnya benjolan-benjolan kecil di kulit wajah yang menyebabkan tekstur kasar serta tidak rata saat kamu menyentuhnya. T-Zone atau area pada dahi hingga hidung dan pipi adalah area wajah yang paling rentan mengalami bruntusan.

Jenis atau penyebab bruntusan di kulit wajah itu ada beragam lho. Pada banyak kasus penyebabnya sederhana, seperti pori-pori yang tersumbat.
Namun pada kasus yang langka, bruntusan juga bisa disebabkan kondisi berbahaya seperti kanker kulit.

Setiap orang pasti punya jenis kulit wajah yang berbeda-beda. Bruntusan juga begitu, ada begitu banyak jenisnya.
Berikut beberapa jenis bruntusan di kulit wajah yang harus kamu ketahui:

Kulit bruntusan di kulit wajah karna komedo
Jenis bruntusan pertama adalah komedo yang biasanya timbul akibat pori-pori yang tersumbat. Bruntusan akibat komedo biasanya memiliki warna menyerupai kulit atau terkadang putih.

Warna putih yang kamu lihat adalah sumbat minyak yang terperangkap di dalam pori-pori. Komedo sendiri sebenarnya adalah jenis jerawat, namun tidak meradang.
Bruntusan akibat komedo dan pori-pori tersumbat adalah masalah yang paling umum terjadi. Jadi, ini bukanlah kondisi medis yang membahayakan.

Milia
Milia juga dapat menimbulkan kegaja berupa munculnya benjolan-benjolan bruntusan di kulit wajah kamu. Biasanya milia ini berwarna putih, keras, dan tonjolannya menyerupai butiran pasir yang terperangkap di bawah kulit. Milia seringnya muncul di sekitar mata dan di pipi, hidung, dan dahi. Akan tetapi milia juga bisa muncul di mana saja di kulit wajah.

Bruntusan milia biasanya berkembang ketika sumbatan minyak dan sel kulit mati yang diisi dengan keratin (protein yang membentuk kulit, rambut, dan kuku) terperangkap tepat di bawah permukaan kulit.

Kulit bruntusan di kulit wajah keratosis pilaris
Keratosis pilaris juga sering disebut dengan kondisi bernama “kulit ayam”. Kondisi genetik ini disebabkan oleh penumpukan keratin. Penumpukan membentuk sumbat yang menghalangi pembukaan folikel rambut. Bentuknya biasanya berupa benjolan merah dan kasar, kadang-kadang di pipi tetapi paling sering di bagian belakang lengan, bagian depan paha, dan bokong.

Reaksi alergi atau sensitivitas
Bruntusan yang muncul di wajah juga bisa akibat reaksi alergi atau sensitivitas dari kulit kamu. Reaksi ini terjadi sebagai respons imun terhadap alergen. Bentuknya bisa berupa benjolan-benjolan kecil hingga ruam yang berwarna merah dan gatal. Jika reaksi alergi sangat buruk, kamu mungkin melihat benjolan yang melepuh, selain rasa gatal yang parah, seharusnya tidak ada rasa sakit.

Dermatosis papulosa nigra (DPN)
Dermatosis papulosa nigra adalah kondisi bintik-bintik kulit yang umum pada warna kulit yang lebih gelap dan biasanya diturunkan dalam keluarga. Bintik-bintik ini secara teknis bukan tahi lalat dan tidak bisa menjadi kanker. DPN terjadi akibat penumpukan sel epidermis yang sangat dangkal dan biasanya mulai muncul di usia 20-an.

Dari berbagai masalah diatas. Tentunya menggunakan produk skincare terbaik menjadi pilihannya. Salah satunya produk Lightening Series dari B Erl Cosmetc yang memiliki banyak manfaat salah satunya untuk membuat kulit wajah bebas dari masalah jerawat

Produk ini memang dipilihkan untuk kamu yanhg sedang mencari produk perawatan yang lain daripada yang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *